Keputusan
"woi fi! Dipanggil Kak Bisma tuh di loteng! Nggak denger ya?" tanya kak Reza padaku,"eh iya iya aku ke atas kok!"jawabku sambil berjalan menuju tangga,"eh tunggu dulu! Nih pake jaket kakak biar gak msk angin! Yg ini buat kak bisma!"kata Kak Reza sambil melempariku sepasang jaket hitam."kakak gak ikut ke loteng? bagus loh kak!" godaku tahu kalau kak Reza itu parnoan sama hantu. "ih ogah! mending main sama odoth deh!" jawabnya. aku langsung menaiki anak tangga pertama dan berlari saat menaiki anak tangga ke dua. "kakak manggil aku?" tanyaku saat melihat kak Bisma duduk di dekat jendela loteng. loteng ini pendek jadi aku harus jalan sambil menunduk. "iya fi! sini deh duduk" katanya sambil menepuk-nepuk lantai kosong disebelahnya. aku duduk dengan kening mengkerut, bertanya-tanya ada apa lagi dengan kak Bisma? "Fi kakak mau curhat boleh kan?" tanyanya sambil melihat kearahku. aku tersentak melihat ekspresinya, wajahnya seakan berteriak "AKU CAPEK, AKU UDAH GAK KUAT! PLEASE HENTIKAN SEMUA INI!", "boleh kok kak!" ucapku lirih. kak Bisma menarik nafas panjang, bersiap-siap menumpahkan isi hati. "tunggu dulu kak! nih pakai jaketnya dulu!" sergahku sambil menyerahkan jaket dari kak Reza ke kak Bisma. kak Bisma memakainya tanpa bicara, setelah beberapa detik dia menghembuskan nafas pendek tapi dalam yg kutahu kalau kakak-kakaku yang lain begitu berarti mereka dalam masalah berat. "ayo kak cerita aja!" kataku. kak Bisma menatap jalan raya dibawah dengan ekspresi lelah. "Fi, kamu tau kan sejak ada SM*SH di Indonesia ada juga ANTI SM*SH? walaupun masih lebih banyak yang menerima SM*SH di Indonesia tapi cibiran ANTIS itu gak bisa didiemin. kata-kata yang mereka pakai bukanlah kata-kata yang wajar untuk sesuatu yang belum mereka kenal. kakak takut aja melihat setiap hari ada saja cacian lewat twitter atau sms. parahnya lagi teh icha juga kena cacian. kamu tahukan sms yang waktu itu? sebenarnya.." kak Bisma berhenti untuk menarik nafas."sebenarnya kami tuh udah capek fi. tapi kami masih memikirkan jalan yang terbaik untuk membuat para ANTIS berhenti memberi cacian untuk SM*SH. kami sma sekali gak memikirkan untuk memberhentikan SM*SH dari dunia entertein. kami tahu, kalau kami berhenti para SB bakal sedih. kami semua masih menyayangi mereka, walaupun teh icha kadang ngomel, karna setiap hari ada saja sms atau telfon dari SB." Kak Bisma tersenyum "tapi setiap sms atau telfon dari SB selesai, walaupun kesal teh icha tetep lega karna SB-lah yang menelfon." kaka Bisma terdiam. aku menunggu lanjutan dari kak Bisma membiarkanya berfikir sebentar. aku bisa merasakan ada perdebatan antara rasa senang dan kesal kak Bisma sekarang. tiba-tiba ide gila muncul dikepalaku.'gak ah terlalu beresiko' aku berdebat dengan diri sendiri. 'tapi in ide yang bagus! mungkin saja berhasil.', 'gak! kalau ketahuan gimana? resikonya besar!','setidaknya kamu sudah pegang beberapa informasikan!? kalau ketahuan yah biarkan saja, toh kamu udah bohong sama temen-temen satu sekolahan!','tapi resikonya besar! nanti jatuh-jatuhnya ke kakak-kakak aku lagi',' yakinlah pada dirimu fi! lebih baik ada usaha daripada berdiam disini hanya jadi pendengar dan hanya bisa bilang "sabar ya kak!" bekali-kali.'aku terdiam, sisi diriku yang berlawanan juga ikut terdiam. keningku berkerut memikirkan kata-kataku sendiri tadi ada benarnya. tiba-tiba sebuah tangan menyenggol bahuku,ternyata kak Bisma memerhatikanku dari tadi. "kamu sakit?"tanyanya sambil mendaratkan punggung tangannya di kening dan leherku. aku melihat jari telunjuknya yang sedikit terpotong. aku kembali ke alam fikiranku sendiri mengingat kembali kejadian kelam itu. malam penuh kegelisahan di keluargaku. waktu itu orang tua kami masih di indonesia, kak Bisma juga belum masuk SM*SH. kami masih tinggal dirumah sederhana, hidup dengan damai. tapi peristiwa itu sangat mengagetkan kami,tiba-tiba saja telefon rumah berdering kencang mengabarkan sesuatu yang tidak baik. kak Bisma dikeroyok oleh geng motor saat sedang jalan-jalan dengan motornya. kami semua tau kak Bisma gak pernah ikut-ikutan geng motor dan disini kak Bisma jadi korbannya. telinganya hampir putus dan jari telunjuk di tangan kirinya sedikit terpotong ditambah lagi masih banyak jahitan di sekujur tubuhnya. aku mengerjap-ngerjapkan mata mencari kesadaranku, saat tersadar aku sudah tertidur dipangkuan kak Bisma,matanya cemas menatapku. ternyata kak reza,kak ilham,dan kak dicky juga ada. kenapa aku? aku pingsan? tanyaku pada diri sendiri. "fi kamu kenapa? kamu belom makan?" tanya kak dicky. “ fi? Sakit ya?” tanya kak Reza sambil membandingkan suhu tubuhnya dengan suhu tubuhku. Aku menggeleng. Kak ilham hanya menatapku dengan satu alis terangkat. Kak ilham memang gitu dia hanya melihat tidak perlu medengar dan dia mengerti. “hehe aku gak papa kok! Tenang aja hehe.” Kataku mencoba menenangkan suasana. Aku bangkit mencobaaja untuk duduk, wah wah lotengnya jadi sempit begini. Fikirku. Kak Bisma dan yang lainnya mengajakku turun. Yang paling pertama turun ya kak reza hehe mungkin dia megira aku meliat hantu. Kak bisma berada dibelakangku,hmm aku harus mengatakan sesuatu nanti kalau diam saja jadinya seperti waktu aku sakit 2 bulan yg lalu masa aku disuruh tidur bareng odoth?! Katanya terapi penyembuhan. Penyembuhan apanya malah aku tambah parah nih. Aku menunggu kak bisma berad disampingku “ kak aku gak disuruh tidur bareng odoth lagi kan?” tanyaku, “liat aja nanti.","makan yuk!","makan ati","ih ogah kakak aja gih sono!<"bener nih gak mau? biasanya suka? makan ati ayam loh!"godanya. huh godaan nih! hehe "ok deh! let's go!" kami pun berlomba menuju ruang makan.
Pukul 10.25
“Aaah susah banget sih!” keluhku soalnya PR fisikaku tuh susah banget. Aneh deh! Pelajaran disekolah kadang-kadang gak pake logika! Siapa juga yang mau ngukur kecepatan buah yang jatuh dari pohon atau berapa volume balon yg diisi gas?! Gak ada kerjaan bangetkan? “ah tidur dulu aja! Besok baru lanjut!” kataku sambil berjalan untuk menutup pintu.
“hmm fira udah tidur nih! Katanya ada PR fisika kok malah molor.” Gumam Rangga. Rangga berjinjit-jinjit menuju meja belajar Fira sepertinya dia mau memeriksa PR-nya Fira. “ini dia!” bisiknya. Dia pun duduk sambil mencora-coret di buku itu.
“Ma! Mama jangan pergi, please! Mama, mama, Fira disini! Mama jangan tinggalin Fira! Mama!!” ah hah hah hah loh kok aku dah dibawah gini? Tapi kok gak sakit sih ? empuk!! Gumamku dalam hati sambil melihat ke belakang. “hah?! Ka ilham! Kakak kenapa disini?” tanyaku pada kak ilham yang ternyata jadi alas punggungku. “lah harusnya kakak yang tanya toh dek. Kamu dari tadi teriak-teriak mama mama gitu. Kirain kamu ngompol atau apa gitu kayak waktu kamu masih bayi dulu teriak-teriak pas tidur eh taunya cessss!” kak Ilham melet. “ eh fi jangan keenakan dong! Berat nih!” katanya. “ oh iya ya!” sambil berdiri, aku menarik tangan kak ilham. “kak disini dulu yah! Aku takut jatoh lagi.”pintaku “enak banget deh! Oh iya kenapa kamu teriak teriak tadi?” tanyanya,” mm tadi aku mimipi kak! Aku mimpiin mama sama papa pulang trus mereka mau ninggalin aku sendirian.”,”oh gak usah takut dong! Kan masih ada kakak kamu disini (menunju diri sendiri)! Ada kak Bisma, kak Reza, kak Dicky plus kakak2 kamu yg lain.” Aku mengangguk dan mulai memejamkan mata lagi. Sepertinya ada sesuatu yang terlupakan, apa yah?tanyaku dalam hati.
PUKUL 04:25
Pagi-pagi gini tugasku untuk membangunkan semua orang sudah selesai, saatnya mandi, shalat, dan sarapan. Tapi ada sesuatau yang terlewatkan nih! Ah iya PR fisikaku kan belum selesai! Gimana nih? Aku pun segera berlari menuju kamar, mencari buku Fisika tadi malam. Tergesa-gesa aku membuka buku itu, tapi semua soal yg semula bersih tanpa coretan sedikit pun kini dipenuhi dengan coret-coretan pulpen yang diakhiri dengan jawaban soal itu. ”Siapa yg udah ngerjain ni soal? Oh mungkin kak ilham deh! Kan tadi malam dia ke kamarku. But is it the right answer? Ok aku coba tanya kak rangga deh, bukannya gak percaya kak ilham tapi siapa tau aja dia lagi ngantuk pas ngerjain ini.” Aku mengoceh sendiri sambil menuju kamar kak rangga. TOK TOK TOK aku mengetuk intu kamar kak rangga, seperti biasa yg pertama keluar bukannya kak rangga tapi si bento. “pagi bento! Kak rangga mana?” tanyaku padanya,”meong meong” sahut bento. Tak lama kemudian kak rangga keluar. Huh kalau kak rangga mah setia saat selalu siap tampil. Aaah ganteeengnyaaa! Kataku dalm hati sambil menikmati wajah imut kak rangga. “eh ah anu kak. Aku Cuma mau nanya tentang ini.” Aku menyodorkan buku fisikaku. Kak rangga menerimanya sambil tersenyum. “itu tadi malam kayaknya kak Ilham yang ngerjain kak, takutnya salah jadi minta bantuan kakak buat memeriksa ini.” Tiba-tiba wajah kak rangga manyun, aku jadi gak enak hati deh. “ngg kak, kalau gak mau gak usah. Aku bisa tanyain ke kak ilham kok.” Kataku sambil menyodorkan tangan meminta kembali buku itu. “eh gak papa kok. Sebentar yah aku periksa dulu.” Kak rangga pun masuk ke kamarnya tanpa menutup pintu. Yah sudalah! Beberapa menit kemudian kak rangga keluar,untung semuanya bener kalo gak bakal telat nih. “makasih ya kak!” aku pun berlari menuju kamar, mau mandi bok belum mandi dari tadi! hehe
Di sekolah
“Fi! Fi! Cepetan, tuh bu Salma udah deket! Lari gih!” teriak Laras. “ini juga lagi lari kale!” jawabku. “huh untung aja bu salma gak ikutan lari.” Kataku setiba dikelas,”mang napa?” tanya Laras,”lah kamu belum tahu yah, kalo bu Salma itu mantan ketua tim lari putri di kampusnya.”,”hah?! Iya kalau bgt kita sangat-sangat beruntung!”. Kami pun duduk. Berjam-jam dikelas bersama guru bahasa indonesia, seperti biasa dapat menularkan rasa kantuk didalam kelas. tidak sedikit temanku yang memilih berbohong untuk mendapat kesegaran di kantin. . Anehnya aku sama sekali gak ngantuk! Hebaaat plok plok plok! Lirik kanan lirik kiri udah tinggal 5 watt semua. Eh tapi keputusanku gimana ya? Dari semalem gak dapat-dapat keputusan. Waduuuh mana si nadya minta ketemuan jam istirahat. Haiya gimana nih? Ok fi kamu harus tenang! Ambil keputusan pertama yg kamu pikirkan! Ok, ok tarik nafas hembuskan. Huaaah ok aku tau apa yg harus kulakukan!
ISTIRAHAT
Aku masih dikelas mencari si 3 cumi yg entah kemana. Pada saat dibutuhkan pada gak ada, gimana sih. Yaaah nadya udah ngejemput lagi! Hiii mukanya nyeremin deh! “hai nad!”,”hai! Yuk kita omongin di tempat kemarin.” Katanya sambil menarik tanganku. Fi tenangkan hatimu,semangkaa selalu fi! Ok! Gumamku menyemangati diri. Kami sampai di gazebo taman belakang. “so lo mau gak gabung sama gue?” tanyanya to the poin,”emm gue kayaknya gak bisa deh nad!”,”eh kenapa?”,”enggak tau tapi kayaknya aku gak bisa deh!”,”ok tapi kalau berubah pikiran kasih tau gue” batinku langsung berdebat hebat dan tiba-tiba,”ok nad! Gue mau gabung!” kalimat itu keluar bgt saja dari mulutku. “heh lo gak main-main kan?”,”gak lah”,”ok gathering pertama lo hari minggu ini jam 2 siang dideket SMA 6" kata nadya sambil tersenyum. “oh iya , gue juga udah ajak temen2 lo! Jadi kalo mereka mau lo punya temen buat gathering.” Katanya lalu pergi. “yee lo ngajak mereka? Mana mau?” gumamku. Sebelum kembali kekelas aku singgah kantin. Biasa urusan siswa! Hehe
“Fira,lo tau gak. Kita bertiga tadi diajak gabung ANTIS sama si nadya. Dan lo tau gue pikir ini kesempatan gue buat tau alasan ANTIS yang sebenarnya. Lo mau ikut gak?” tanya Laras begitu kami ber4 bertemu dikelas. “tunggu tunggu, jadi lo semua mau gabung jad ANTIS?” tanyaku,”HELOW! TADI GUE BILANG APA SIH?” katanya sambil melotot. “hehe, gue cuma mau mastiin aja. Kok kita bisa kompakan gini? Gak pake diskusi pula? Ya kan?!”,”maksud lo? Lo juga terima ajakan nadya?”tanya Pingky,”yup! Dan mulai minggu ini jam 2 siang gue bakal ikut gathering. Jadi tugas lo bertiga jemput gue jam 1 setiap minggu. Ok?!”,”HEH ngapain mesti dijemput? Kenapa gak minta kakak lo yg nganter?” tanya Laras. “hei lo gak ngerti ya ras?! Kalo Fira minta diantar jemput sama kakaknya bisa-bisa semua rahasia kita kebongkar!” giliran Irfan yg bicara. Anggukan dari aku dan pingky menyusul. Laras pun mengerti.” So?” tanyaku,”ok kita bakal jemput lo! Inget gak pake acara MENUNGGU! Kita pake mobil bokap gue.” Kata Irfan. Sesaat kemudian Bu Vany tiba di kelas. Bu Vany langsung memulai pelajarannya. Huh aku lega banget tau kalau si 3 cumi itu juga ikutan. Jadi puna alasan keluar rumah deh! Alhamdulillah!!
BERSAMBUNG
PART 3 (CLBK)
hiks sepi >_>
BalasHapuskax bisma n smash ke madiun dong????????
BalasHapusbnyax smash blazt kax disini
by:indah_medioen_
kereenn , !!!
BalasHapuspart 1'a mna??
BalasHapuskeren abizzzzzzz
BalasHapuskakak2 sm*sh ke jatim donggggggggg
BalasHapusgokil abizzzzzzz,,,,,,,,,,
BalasHapusaku juga mau kyk cerita ithu''
KEREN
BalasHapus